Cara Menentukan Support dan Resistance, Lengkap!

Logo TF

Bagaimana cara menentukan support dan resistance dalam dunia trading Forex? Support dan resistance adalah dua istilah yang sering ditemukan dalam dunia trading Forex.

Bagi Anda yang baru saja terjun dalam dunia trading, sebaiknya pahami dengan baik 2 istilah tersebut untuk bisa mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya saat trading. Kedua istilah tersebut akan memudahkan trader saat melakukan analisis pergerakan harga.

Dalam usaha menentukan support dan resistance dianggap sebagai perkara krusial oleh setiap trader forex. Support dan resistance digunakan untuk menandai lokasi-lokasi ketika harga mungkin mengalami pergerakan yang signifikan.

Ketika tujuan Anda ingin menentukan support dan resistance yang kuat, maka sebaiknya lihat mengenati titik-tik harga tinggi dan terendah yang bisa ditarik sedemikian rupa agar bisa membentuk garis horisontal.

Sekilas Tentang Support dan Resistance Dalam Trading Forex

Sebelum membahas cara terbaik menentukan support dan resistance dalam Forex seperti setting bollinger band untuk scalping dan lain-lain, maka sebaiknya pahami konsep keduanya.

Support dan resistance merupakan 2 atribut yang sering kali dibahas dalam analisis. Support biasanya menunjukkan level yang berpotensi untuk menahan penurunan harga. Lalu apa itu resistance? Semacam area level yang berpotensi untuk menahan terjadinya kenaikan harga.

Level-level tersebut nantinya bisa digunakan untuk menentukan, apakah harga bisa terus dilanjutkan atau malah akan berbalik arah?

Secara garis besar, support dan resistance memiliki tujuan untuk mengetahui area yang tepat saat ambil posisi jual atau beli.

Tidak hanya itu, support dan resistance juga sangat penting untuk menentukan target pergerakan harga. Area support digunakan untuk acuan posisi beli, sedangkan area resistance sebagai acuan posisi jual.

Bagaimana Cara Menentukan Support dan Resistance? Pahami Indikator Penting Ini. Perlu Anda ketahui, dibutuhkan tempat belajar trading forex yang tepat untuk memahami lebih dalam tentang prinsip support dan resistance.

Keduanya memang tidak bisa dipahami secara teori, namun setidaknya trader harus memanfaatkan bantuan dari teknikal yang berpengalaman dalam dunia pergerakan harga.

Bagaimana Metode yang bisa dilakukan?

• Menentukan Top (Titik Tertinggi) atau Bottom (Terendah)

Dalam akun cent forex, biasanya sering kali ditemui titik tertinggi dan titik terendah. Forex menggunakan metode ini biasanya akan menggunakan candlestick.

Apa itu candlestick? Candlestick merupakan sebuah metode yang dimanfaatkan untuk memetakan serta membaca pergerakan harga saham, forex, dan juga komoditi.

Oleh sebab itu, semakin besar frame, maka akan membuat tingkat validitas dari support resistance semakin tinggi.

• Metode Trendline

Dalam keperluan setting indikator RSI akurat biasanya juga membutuhkan metode trendline yang tepat. Begitu juga dengan penentuan support dan resistance, dimana trendline termasuk metode yang sering kali digunakan sebagai indikator penting.

Untuk bisa menggunakan trendline, maka Anda harus mengenali tren terlebih dahulu dengan menggabungkan 2 titik lembah ketika dalam keadaan uptrend.

Ketika harga sudah mendekati garis trendline, maka peluang area bisa terbuka membentuk area support dan resistance.

• Fibonacci Retracement

Bagaimana cara menggunakan Fibonacci retracement? Fibonacci Retracement merupakan semacam alat analisa forex yang banyak diandalkan oleh para trader.

Fibonacci memang selalu ada dalam perangkat trading Forex karena dianggap sebagai alat untuk melakukan analisa paling utama atau tambahan untuk trader pemula maupun yang berpengalaman.

Jika Anda sudah memiliki banyak pengetahuan tentang Metatrader, maka pahami juga mengenai level-level yang biasa digunakan dalam Fibonacci.
a. Level 0,0%
b. Level 23,6%
c. Level 38,2%
d. Level 50,0%
e. Level 61,8%
f. Level 76,4%
g. Level 100,0%

Apa kegunaan level-level tersebut? Level tersebut memang sering kali digunakan sebagai acuan untuk menentukan area support dan resistance.

Ketika Anda mengambil beberapa level yang populer, maka bisa dijadikan acuan untuk menentukan support dan juga resistance yaitu 38,2%, 50% serta 61,8%.

Pada level tersebut juga biasanya akan muncul semacam sinyal buy atau sell yang memiliki akurasi tinggi.

• Round Number

Sebelum mengetahui perbedaan buy limit dan buy stop, dalam dunia forex juga dikenal istilah round number. Round number merupakan semacam level terdiri atas angka bulat yang mudah diingat.

Misalnya ada JPY/USD yang termasuk level psikologis 100, EUR/USD dengan level 1.30000, dan AUD dalam angka psikologis 1.00000.

Sebenarnya dalam dunia trading forex, ada banyak cara menentukan daerah support dan resistance. Misalnya dalam psikologi angka bulat, jadi semakin bulat angka harga chart, maka menunjukkan bahwa posisi harga semakin kuat.

Hal inilah yang membuat indikator sangat cocok sebagai area support dan resistance.

• Pivot Point

Ketika terjun dalam dunia trading Forex, memahami cara menghitung pips forex memang penting untuk diketahui.

Akan tetapi analisis teknikal pivot poin dalam support dan resistance juga penting untuk dimengerti. Dengan adanya pivot poin, maka trader akan lebih mudah menentukan area support dan resistance secara objektif.

Pivot poin ditentukan berdasarkan harga terendah (low), harga tertinggi (high), dan harga penutupan (close).

Penggunaan pivot point biasanya memang cara kerjanya sama dengan support dan resistance. Jadi ketika harga pasar akan mendekati support, maka kemungkinan harga akan kembali lagi ke atas.

Ketika harga pasar berhasil tembus, maka tekanan bearish akan terus berlanjut menuju support. Kondisi tersebut juga akan berlaku untuk kebalikannya, so trader harus memahami dengan baik ya.

• Moving Average

Cara menggunakan moving average dalam dunia forex sering kali digunakan sebagai support dan resistance yang dinamis.

Metode satu ini bisa terus bergerak sesuai pergerakan harga bersifat mengikuti trend dan tertunda berdasarkan harga yang terjadi.

Ketika mengalami uptrend, maka moving average akan difungsikan sebagai support, sedangkan ketika mengalami downtrend, maka moving average difungsikan sebagai resistance.

Banyak sekali trader yang menggunakan metode satu ini sebagai alat bantu melakukan analisa teknikal. Mengapa demikian? Karena indikatornya tergolong sederhana dan sangat mudah digunakan.

Pahami Prinsip Support dan Resistance

Support secara ekonomi memang diartikan sebagai level ketika penawaran mulai berkurang dan permintaan bertambah.

Ketika hal-hal tersebut terjadi, maka harga-harga akan mengalami kenaikan pada tiap level. Saat harga pasar berhasil tembus level support, maka diperkirakan harga pasar bisa melanjutkan penurunannya sampai level support yang berikutnya.

Ketika harga pasar tidak tembus level, maka harga pasar akan berbalik arah.

Jika sudah memahami tentang cara membaca indikator macd dan indikator lainnya, maka sebaiknya terapkan dalam belajar trader forex.

Bagaimana prinsip dari resistance? Ketika harga pasar mengalami kenaikan, maka akan diperkirakan harganya terus naik sampai dengan level berikutnya.

Pahami juga tentang 1 pip berapa poin agar trader bisa mendapatkan untung yang lebih besar ketika melakukan trading. Cukup rumit bukan cara menentukan support dan resistance?

Logo TF

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *