Cara Menggunakan Indikator ATR Untuk Trading

Logo TF

Untuk bisa sukses ditrading mata uang atau trading forex adalah magaimana kita bisa memaksimalkan keuntungan dan meminimalisir kerugian. Salah satu cara untuk mengukur seberapa besar potensial profit yang kita dapatkan dan sebesara besar kita menetapkan potensial kerugian yang mungkin kita terima adalah dengan bantuan yang namanya indikator. Kali ini kita akan membahas cara menggunakan indikator atr.

ATR atau Average True Range bisa membantu kita dalam menentukan hal tersebut diatas. Pada artikel ini, kita akan sama sama belajar 2 hal dalam trading foerex menggunakan indicator ATR ini, Yaitu :

Bagaimana cara menggunakan indikator ATR untuk menentukan Stop Loss

Bagaimana cara menggunakan ATR untuk menentukan Target Profit

Sebelum kita melanjutkan pembahasan 2 hal diatas, alangkah baiknya mengetahui terlebih dulu apa itu indicator ATR. Yukkk kita mulai. Jreng jeng..

Apa itu indicator ATR??

Secara sederha, indicator ATR ini mengukur perubahan harga atau volatilitas sebuah pasar. Average true range adalah sebuah indicator yang universal, artinya bisa digunakan di pasar forex, saham maupun di komuditi.

ATR mengukur perubahan harga dalam poin atau PIPS, karena kita sedang membicarakan ATR dalam pasar forex. Kalau dalam pasar saham, misalnya pasar saham Indonesia, ya ATR mengukur perubahan harga dalam rupiah.

Saat kita trading, hanya melihat harga terakhir aja tidak cukup untuk data, maka dengan indicator ATR ini,  kita bisa tahu berapa rata-rata pergerakan harga dari harga tertinggi ke terendah dalam jangka waktu tertentu. Secara default, settingan ATR adalah 14. Jika teman-teman biasa trading forex menggunakan time frame harian, berarti indicator ATR ini menunjukan rata-rata pergerakan harga di 14 hari terakhir. Kalau 1 jam ya 14 jam terakhir.

Cara Menggunakan Indikator ATR Untuk Trading
Indokator ATR

Pada gambar diatas, grafik pasangan mata uang EURUSD time frame 1 jam ( 60 menit ). Teman-teman lihat angka 17 ( tanda panah merah ), berarti range pergerakan harga selama 14 jam terakhir adalah 17 poin atau pips.

Saya menggunaka indikator ATR untuk menentukan level stop loss. Biasanya saya pasang stop loss itu 2x ATR. Missal kita gunakan angka diata, 17, maka, saya pasang stop loss di 34 pips. Target profitnya berapa?  2x stop loss yaitu diangka 64 pips. Karena saya memiliki rencana trading minimal 2 : 1 ( dua banding satu ).

Logo TF
Cara Menggunakan Indikator ATR Untuk Trading
Previous Post

No more post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *