Apa Itu Backtesting dalam Trading Forex ?

backtesting adalah

Backtesting adalah langkah penting untuk mengoptimalkan Anda ketika terlibat dengan pasar keuangan.

Hal ini akan membantu Anda dalam mempelajari apakah ide, strategi trading masuk akal. Dan, apakah trading plan yang kita uji terbukti profit konsisten.

Lalu seperti apa backtesting strategi dalam trading forex ini, kali ini kita akan membahasnya secara mendalam.

Pengertian Backtesting

Pada bidang trading forex dan saham, backtesting adalah untuk melihat kelayakan strategi dalam perdagangan dengan cara menguji bagaimana hal tersebut akan dilakukan berdasarkan data historis.

Kata lainnya, menggunakan data masa lalu untuk melihat bagaimana sebuah strategi nantinya dilakukan.

Jika pada pengujian ulang (back test ) menunjukkan hasil yang baik, maka strategi tersebut bisa dilanjutkan ke forward test.

Forward test adalah pengujian strategi trading ke akun real dengan lot yang kecil. Tujuan utamanya untuk mengetahui rencana trading ini benar-benar bekerja dengan baik.

Tujuan dari alat backtesting trading ini adalah menganalisis risiko beserta potensi profitabilitas dari suatu strategi tertentu.

Strategi investasi bisa dioptimalkan dan ditingkatkan berdasarkan umpan balik statistik untuk memaksimalkan potensi hasilnya.

Backtest yang dilakukan dengan baik juga bisa memberikan jaminan bahwa strategi itu setidaknya layak untuk diterapkan dalam lingkungan perdagangan yang nyata.

Cara Kerja Backtesting

Jika Anda baru belajar trading forex dari nol berdasarkan premis yang mendasari backtesting adalah bahwa apa yang sudah berhasil di masa lalu bisa saja berhasil di masa depan.

Namun, hal ini sangat sulit untuk ditentukan. Apa yang nantinya menguntungkan di lingkungan pasar tertentu bisa benar-benar gagal di lingkungan yang lainnya.

Melakukan pengujian ulang dengan kumpulan data yang menyesatkan bisa mengakibatkan hasil yang kurang ideal.

Inilah sebabnya mengapa begitu penting untuk bisa menemukan sampel yang baik dalam periode pengujian ulang yang dapat mencerminkan lingkungan pasar untuk saat ini.

Hal ini bisa sangat sulit karena pasar akan terus berubah – ubah.

Sebelum nantinya Anda memutuskan melakukan backtest suatu strategi, akan sangat membantu bila Anda bisa menentukan apa yang sebenarnya ingin diketahui.

Apa yang nantinya dapat membuat strategi tersebut dapat berjalan ? Sebaliknya, apa yang nantinya bisa memalsukan asumsi Anda?

Jika Anda mengetahui hal tersebut sebelumnya, hasilnya akan jauh lebih sulit untuk mempengaruhi Anda.

Backtesting juga harus mencakup biaya dalam perdagangan dan juga penarikan, beserta biaya lain yang mungkin dapat ditimbulkan pada strategi tersebut.

Harus selalu dicatat bahwa perangkat lunak dalam pengujian ulang bisa sangat mahal, sama seperti akses ke data pasar yang berkualitas tinggi.

Anda juga harus selalu mengingat bahwa backtesting adalah, well, testing .

Mirip seperti analisis teknis dan juga pembuatan bagan, sama sekali tidak ada jaminan bahwa ini bisa benar – benar berfungsi. Bahkan, jika nantinya menghasilkan hasil yang bagus berdasarkan data historisnya.

Tools yang sangat bagus buat backtesting adalah tradingview, banyak indikator, 21 pilihan time frame dan free. Cek disini

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: